Postingan

Menampilkan postingan dengan label bersyukur

Kita Bisa

Bukankah bahagia itu mudah? Cukup menyukuri apa yang ada dan bersabar dalam tiga hal. Andai memang semudah itu, mengapa masih saja ada yang tak bahagia? Karena memang syukur dan sabar itu tak semudah yang diucapkan. Bagaimana bisa dengan mudah bersyukur jika masih saja melihat keatas, membandingkan diri dengan orang lain? Bagaimana pula bisa dengan mudah bersabar jika ego sering menguasai? Terkadang logika tahu apa yang harus diperbuat, bersyukur dan bersabar. Namun seringkali ia justru tak berdaya dengan hati. Betapa sulit memahamkan hati. Membuatnya menurut pada logika. Ia lebih sering keras kepala. Wahai hati, sadarkah engkau hanya akan menyakiti dirimu sendiri? Segalanya memang tak mudah, namun juga bukan tak mungkin.  Memaksa diri, mungkin adalah cara yang harus kita tempuh. Memaksa diri untuk membuka mata dan melihat kebawah untuk bisa bersyukur. Memaksa diri untuk menenggelamkan ego sejenak dan melihat sekeliling untuk bisa bersabar. Ya, kita bisa dan pasti bisa! ...

Ketika ‘sekarang’ Berbeda dengan ‘dulu’

Gambar
Yang terkadang membuat kita lupa akan sebuah perjuangan.. Ketika dulu kita berdesak-desakan mengantre bus, bersesakan di dalam bus untuk mencapai suatu tempat. Dan ketika sekarang kita punya mobil, kita seolah-olah lupa akan peristiwa itu. Membuat kita cepat mengeluh ketika mobil lagi di bengkel atau saat mogok. Ketika dulu kemana-mana dengan jalan kaki, dan sekarang kita punya sepeda besi rasanya akan malas sekali berjalan walau hanya beberapa meter. Ketika dulu ruangan kita tak ber-AC dan hanya bertemankan kipas angin kita sudah sangat merasa bersyukur. Namun sekarang setelah terbiasa dengan ruangan ber-AC kita jadi cepat mengomel ketika AC rusak atau listrik mati. Ketika dulu hidup kita tak ‘seenak’ sekarang, kita hidup dengan sangat hemat, penuh perhitungan dan bekerja keras untuk keluar dari keterpurukan. Namun sekarang setelah ‘enak’, terkadang kita mudah mengeluarkan uang untuk suatu hal yang kurang penting dan mudah menyerah dengan perjuangan yang belum sebera...