Postingan

Menampilkan postingan dengan label cerita

Wejangan

Gambar
Filosofi ketapel Untuk memainkan ketapel dia harus ditarik sekuat tenaga hingga akhirnya melesat sejauh mungkin . Tak mengapa kuliah telat satu semester, atau terkadang satu tahun tapi setelah itu melesat melebihi orang-orang yang lulus tepat waktu. 23 Mei 2013, saat saya dan teman-teman satu dosen pembimbing berkumpul untuk 'merayakan' ulang tahun dosen pembimbing saya. Acara yang cukup sederhana dengan hanya bertemankan tumpeng nasi kuning. Begitu nikmat saat disantap, ditemani suara hujan dan canda tawa hangat. Setelah menceritakan filosofi ketapel, beliau melanjutkan.. "Kita hidup selalu dihadapkan pada permasalahan. Dulu saya terancam tidak bisa melanjutkan sekolah karena sawah bapak saya sudah beberapa tahun tidak panen. Tapi saya tetap berkemauan keras untuk bisa sekolah. Saya kuliah dengan biaya sendiri. Saya mengajar di LBB, menulis artikel untuk dikirim ke media cetak, menerima jasa pengetikan. Selepas maghrib, hari Minggu biasanya teman-teman ...

Ayah (ku),

Gambar
Ayahku bukanlah seorang ustadz, tapi beliau dengan semangat memperdalam ilmu agama dan mengajarkannya pada kedua putrinya Ayahku bukanlah seorang milyarder, tapi beliau tak pernah menyerah untuk memperkaya diri demi memenuhi kebutuhan anak-anaknya Ayahku bukanlah seorang montir, tapi beliau mau belepotan oli dan mengotak-atik mesin demi memperbaiki sepedaku yang rusak Ayahku bukanlah seorang atlet, tapi beliau dengan telaten mau mengajari dan mengarahkan anak-anaknya dengan dunia olahraga yang disukai Ayahku bukanlah seorang ahli keuangan, tapi beliau dengan sangat rapi merencanakan dan mengatur keuangan keluarga Ayahku bukanlah seorang satpam atau security, tapi beliau selalu merelakan dirinya untuk tetap terjaga ketika buah hatinya sakit Ayahku bukanlah motivator sekelas Mario teguh, tapi dengan kata-katanya yang sederhana mampu membuatku menjadi lebih percaya diri dan yakin Ayahku memang bukanlah siapa-siapa, tapi dia mau belajar dari siapa saja dan apa saja hi...