Postingan

Kunang-kunang

Gambar
Jika hewan sekecil itu saja mampu menjadi penerang bagi dirinya sendiri, mengapa manusia yang diciptakan Allah sebagai makhluk yang sempurna tidak mampu menjadi pelita atas kehidupan yang dijalaninya? Bukankah seharusnya dia mampu mengubah nasibnya dengan keberanian luar biasa? Meski pada awalnya mungkin harus berlinang air mata, tetapi pada akhirnya akan bertemu dengan kemenangan dan mampu menjadi inspirasi bagi kehidupan manusia lain. #meimenulis

Kakak Batik

Gambar
Tanpa sengaja menemukan novel ini setelah lama berputar-putar tanpa tujuan di sebuah toko buku. Sebuah novel (biografi) karya Dr. Seto Mulyadi atau yang biasa kita kenal sebagai Kak Seto, seorang psikolog yang telah lama mengabdikan diri pada dunia anak-anak di Tanah Air. Selalu ada kesan tersendiri setiap kali menyelami cerita dibalik kesuksesan seseorang. Sungguh tak ada kesuksesan tanpa perjuangan dan kegagalan. Ada banyak kalimat nasehat yang menarik dalam buku ini. Kisah hidup beliau dimulai ketika beliau mengalami kegagalan ujian SIPENMARU dengan mengambil pilihan Fakultas Kedokteran. Kegagalan ini semakin membuat beliau tidak enak hati ketika saudara kembarnya justru lulus ujian SIPENMARU dengan mengambil pilihan fakultas yang sama. Karena hal ini akhirnya beliau memutuskan untuk hijrah ke Jakarta, mengadu nasib sambil menunggu kesempatan ujian SIPENMARU yang kedua. Sambil menunggu kesempatan kedua inilah beliau bekerja serabutan, dari tukang parkir, kuli panggul, k...

Menjadi Diri Sendiri

Gambar
Why compare yourself with others? No one in the entire world can do a better job of being you than you. "Kenapa saya berbeda dengan yang lain?" "Kenapa? Apakah kamu harus sama seperti yang lainnya?" Jadilah diri kamu sendiri . Itu yang banyak orang bilang. Menjadi diri sendiri membutuhkan usaha dan keberanian. Bahkan kita harus bersedia mendengarkan dan menerima pikiran-pikiran tergelap kita. Kita juga harus mengikuti keinginan terdalam kita walaupun terkadang bertentangan dengan keinginan orang lain. Menerima diri sendiri apa adanya mungkin bisa menjadi langkah awal untuk menjadi diri sendiri. Menerima segala bentuk kekurangan dan kelebihan, menerima bahwa kita memang berbeda dengan mereka. Kelebihan yang ada pada diri orang lain belum tentu sesuai dengan diri kita. Membandingkan diri sendiri dengan orang lain hanya akan menyiksa diri. Biarkan saja orang lain menjadi diri mereka sendiri dan kita menjadi diri kita sendiri. Berdamai dengan masa lalu m...

Melepaskan Pergi

Gambar
Bukankah segala yang kita miliki sesungguhnya bukan benar-benar milik kita? Mengapa harus tidak rela? Adakalanya melepaskan adalah jalan terbaik. Toh memang tak ada yang seutuhnya milik kita, bukan? Melepaskan bukan berarti meninggalkan, juga bukan berarti melupakan. Melepaskan itu adalah sebuah kerelaan, agar hati menjadi lebih ringan. Bukanlah hal yang mudah, namun sang waktu akan selalu berbaik hati menemani. #meimenulis

Demi Masa

Gambar
Untukmu yang kukagumi semangatnya, tanpa mengurangi rasa hormat. Sungguh tak ada maksud untuk menggurui. Aku sendiri pun juga masih harus banyak belajar tentang hal ini. Ini bukan lagi kewajiban bekerja, bukan juga pemaksaan untuk tetap membanting tulang setelah perjuangan panjangmu. Tapi ini soal waktu. Bukankah harta yang paling berharga setelah keimanan adalah waktu? Begitu banyak waktu luangmu sekarang. Entah benar-benar luang atau hanya prasangkaku. Kalau kita ingat kembali sabda Rasulullah saw.: “Tidaklah kaki manusia bergeser nanti pada Hari Kiamat dari hadapan Tuhan sebelum ditanya tentang empat hal: (1) tentang umurnya: dipergunakan untuk apa, (2) masa mudanya: dihabiskan untuk apa, (3) hartanya: didapat dari mana dan dibelanjakan ke mana, serta (4) apa yang dilakukan dengan ilmunya.” –HR al-Tirmidzi Bahkan penggunaan waktu ditanyakan dua kali, umur dan masa muda. Betapa Allah sangat memperhitungkan waktu yang kita miliki. Ketika membaca Al-Quran, kita bisa me...

Pilihan Hidup

Gambar
Seusai membaca buku Habibie&Ainun, saya tertarik sekali dengan penggalan kalimat ini. “Mengapa saya tidak bekerja? Bukankah saya dokter? Memang. Dan sangat mungkin saya bekerja waktu itu. Namun saya pikir: buat apa uang tambahan dan kepuasan batin yang barangkali cukup banyak itu jika akhirnya diberikan pada seorang perawat pengasuh anak bergaji tinggi dengan risiko kami sendiri kehilangan kedekatan pada anak sendiri? Apa artinya ketambahan uang dan kepuasan profesional jika akhirnya anak saya tidak dapat saya timang sendiri, saya bentuk sendiri pribadinya? Anak saya akan tidak mempunyai ibu. Seimbangkah anak kehilangan ibu bapak, seimbangkah orang tua kehilangan anak, dengan uang dan kepuasan pribadi tambahan karena bekerja? Itulah sebabnya saya memutuskan menerima hidup pas-pasan. Tiga setengah tahun kami bertiga hidup begitu.” –Ainun Habibie- Ada banyak perempuan yang berpendidikan tinggi kemudian lebih memilih untuk menjadi ibu rumah tangga. Tak sedikit juga seor...

Kakak Guru

Gambar
Ini tulisan sebenarnya sudah lama. Hanya teronggok begitu saja dalam file memori. Pengalaman tak terlupakan menemani belajar adek-adek SD saat KKN. Menjadi kakak guru ^^ Menjadi guru di tempat terpencil itu membanggakan. Dikala kedatangan kita sangat diharapkan, bagaimana mereka begitu menyanjung kita. Bahkan mereka datang satu jam dari jadwal yang ditetapkan. Sungguh mengagumkan semangat mereka untuk bertemu dengan ‘guru’. G U R U ‘digugu lan ditiru’ begitu kata orang jawa. Tidak mudah ternyata menjadi guru SD sekalipun. Bagaimana hari itu saya mencoba mengajari anak-anak kelas 2 SD yang hanya berjumlah 6 orang. Sungguh saya merasa kewalahan. Ketidaksamaan tingkat pemahaman dan kecerdasan membuat saya kerepotan. Ketika saya mengajarkan sesuatu, murid yang pandai begitu cepat mengerti, namun tidak dengan beberapa murid yang daya tangkapnya kurang. Perlu waktu tersendiri untuk mengajari mereka dan disaat saya mengajari mereka, murid yang sudah menegerti berk...