Why Pepople Don't Start Business

Ada 8 alasan mengapa orang tidak memulai bisnis. Pada tahun 2004 dilakukan survey tentang masalah ini dan ketika ditanyakan pada tahun 2012 jawabannya pun tetap sama. So, intinya alasan 'kenapa orang tidak juga memulai bisnis' itu sama saja dari tahun ke tahun.
Then, apa sajakah 8 alasan itu?..

Fear
fear of failure, fear of loosing money, fear of poverty, etc.
Terkadang dalam hidup kita dipenuhi dengan  ketakutan tentang hal-hal tertentu. Setiap kita akan bertindak, ada saja ketakutan yang menyertai. "Jangan percaya pada ketakutan-ketakutan kita sendiri" begitu kata mentor saya. Ketakutan-ketakutan itu belum tentu terjadi dan ketakutan itu hanya akan membuat kita tidak akan maju.
Hal lain yang perlu diperhatikan juga adalah fokuslah pada kelebihan. Seringkali kita hanya berkonsentrasi pada kekurangan. Ingat dulu waktu kecil saat kita lemah dalam satu mata pelajaran, maka sekuat tenaga kita berusaha untuk bisa menguasai mata pelajaran tersebut, ikut les, belajar bareng, dsb. Hingga kita lupa pada kelebihan kita karena sibuk menutupi kelemahan kita.

No money
Sebagian besar orang menggunakan alasan ini. Padahal uang bukanlah masalah yang utama. Banyak orang yang punya uang banyak tapi tak juga memulai bisnis. Modal utama memulai bisnis bukanlah sepenuhnya uang, tapi resource. Jika tidak punya tabungan uang untuk membuka usaha, maka milikilah tabungan kebaikan yang banyak di hati orang-orang di sekitar kita. Karena dengan begitu mereka akan dengan senang hati membantu kita. Empat resources utama dalam bisnis adalah God (pray), Mind (think), Friends (ask), and Courage (action).


No time
"Lakukanlah hal-hal yang kamu sukai. Semakin sering kamu melakukannya maka kamu akan semakin ahli," begitu kata mentor saya (lagi).
Banyak hal yang tanpa kita sadari hanyalah membuang-buang waktu, seperti traffic, hang out, dan do things you don't like. Atau jangan-jangan sebenarnya hal yang kita lakukan sekarang bukanlah hal yang kita sukai, seperti kuliah, sekolah, les... hehe... mulailah untuk menganalisis wasting time kita.

Embarrassed
Ini hanyalah masalah 'perspective'-cara pandang kita terhadap bisnis. Memang tidak mudah, apalagi jika latar belakang kita adalah keluarga yang berkecukupan dan selama ini kita tidak terbiasa 'mencari uang sendiri' yang dimulai dari bawah. Sekali lagi ini hanya masalah cara pandang, jadi solusinya ubahlah cara pandangmu bahwa business is HELPFUL, business is POWERFUL, business is NOBLE .. sehingga membuatmu bangga dengan berbisnis. ^^

Comfort Zone
Alasan ini memang terkadang membuat kita tidak ingin keluar dari zona tersebut. Mungkin ini juga yang sering orang bilang bahwa kita harus berpikir 'out of the box'. Jika dengan keluar dari zona nyaman tersebut kita bisa lebih sukses, lebih bisa membantu banyak orang, lebih merdeka dan bebas.. kenapa tidak?..

Trauma
Jika kita pernah gagal, ingat hukum 10.000 jam terbang. Jika kita gagal, maka cobalah lagi dan lagi bahkan hingga 10.000 kali. Kita perlu jam terbang yang tinggi hingga kita bisa ahli di dalamnya. Ingat kan bagaimana usaha Thomas Alfa Edison menemukan bola lampu... Jika kita berhenti atau menyerah di tengah jalan maka kita tidak akan pernah mencapai garis akhir.

No talent
Entrepreneurship is not a talent.
Entrepreneurship = action
Entrepreneurship = attitude
Entrepreneurship = HABIT
Banyak entrepreneur sukses yang bukan berlatar belakang dari entrepreneur juga. Entrepreneurship is a habit. Bagaimana mereka memulainya tidak sehari dua hari tapi sejak kecil sehingga membentuk karakter mereka ketika dewasa.

No idea
Rumus gampang memulai bisnis sebenarnya sangat mudah, yaitu 1. SELL  2. SELL  3. Just SELL
Juallah apa saja (asal jangan menjual diri, hehe..). Dari situ kemudian kita belajar teknik usaha. Dan yang terpenting adalah "learn from now on . . .




"ini bukan soal BAKAT, tapi ini soal KEMAUAN.
Asal kamu MAU pasti BISA"

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Panda Gendut

Sahabat

Kakak Guru